Jumat, 12 Mei 2017

Macam-Macam antena Jaringan

Antena grid

antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus pada titik  tertentu sesuai pemasangannya.

komponen penyusunya yaitu :

1. reflektor

2. pole

3. jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio.

antena grid ada 2 macam dengan frekunsi yang berbeda yaitu 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz

perbedaan terdapat pada pole nya.

2.Antena Sectoral

antena sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectoral,yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links.dapat menampung hingga 5 client.beberapa antena sectoral di buat tegak lurus dan ada juga yang horizontal.

Antena Sectoral

Pola Radiasi Antena Sectoral

  3. Antena Flat 

fungsinya sama seperti antena grid yaitu memfokuskan ke satu titik.antena ini hanya di gunakan untuk jarak yang dekat dan tidak untuk jarak yang jauh,karena frequency nya kecil.

Antena Flat

4. Antena Rocket

Fungsi nya point-to-point memiliki jangkauan sinyal yang jauh,produk wireless ubiquiti.menggunakan radio rocket M5,cara settinganya menggunakan browser.

Antena Rocket 30 dBi 5,8 Ghz

5. Antena Omnidirectional

antena omnidirectoral yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama,untuk menghasilkan cakupan area yang luas, antena dengan daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derajat.

Antena Omnidirectional

6.   Antena Omni Slotted Maveguide

antena omni slotted maveguide ini merupakan salah satu antena omnidirectoral untuk memancarkan sinyal wireless LAN 2,4 Ghz,dengan polarisasi horizontal.memiliki kemampuan yang sangat bagus dan mampu meningkatkan jangkauan yang lebih jauh.

                     Antena Omni Slotted Maveguide

7.Antena Parabolik

Antena Parabolik (Solid Disc) : memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid, tetapi antena ini memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih fokus  dibandingkan antena Grid. Antena Solid Disc biasanya digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh.

8.Antena Wajan Bolik

Jenis antenna ini sering digunakan di sisi client pada jaringan RT/RW-net, jaringan ini sudah di legalkan oleh pemerintah pada tahun 2005, untuk akses jaringan ini kita memerlukan perangkat keras berupa Akses point, WLAN, dan juga USB wi-fi yang bekerja pada frekwensi 2,4 Ghz. Antena wajan bolik dapat digunakan untuk memperkuat sinyal Hotspot (seperti Mall, Kampus, Kafe, Pusat kota atau tempat yang menyediakan “FREE HOTSPOT/HOTSPOT AREA”) dengan jangkauan Hotspot s/d 1 km ( tanpa halangan seperti gedung tingkat atau kondisi geografis).

Antena Wajan Bolik

9.  Antena Yagi

Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang.
Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:
Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.

   Antena Yagi

Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven.Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven.

Pengertian Nirkabel Acces Point

Wireless Access Point perangkat keras yang memungkinkan perangkat wireless lain (seperti laptop, ponsel) untuk terhubung ke jaringan kabel menggunakan Wi-fi, bluetooh atau perangkat standar lainnya. Wireless Access point umumnya dihubungkan ke router melalui jaringan kabel (kebanyakan telah terintegrasi dengan router) dan dapat digunakan untuk saling mengirim data antar perangkat wireless (seperti laptop, printer yang memiliki wifi) dan perangkat kabel pada jaringan.

Fungsi Nirkabel acces point

Fungsi Access Point
Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan.
Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel,
Access point dapat memancarkan atau mengirim koneksi data / internet melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.

Pengertian Nirkabel Router

Router merupakan alat yang digunakan untuk pengiriman paket data pada jaringan ke tujuan tertentu. Pengiriman data melalui jaringan internet tersebut dinamakan routing dan proses ini terjadi pada IP (Internet Protocol). Jadi, router bisa menghubungkan lebih dari satu jaringan sehingga bisa menerusakan data ke jaringan lainnya.

Sebagian orang menganggap router sama dengan Switch, padahal keduanya sangat bereda. Switch adalah suatu penghubung alat agar bisa membentuk LAN (Local Area Network). Kebanyakan, router digunakan untuk jaringan berbasis IP sehingga banyak yang menyebutnya router IP dan salah satunya adalah internet.


Ruter sangat besar manfaatnya karena router memiliki kemampuan untuk mendeteksi informasi yang akan dikirimkan, apakah data tersebut ditujukan pada host yang berada di satu network ataukah pada host yang berada di network yang berbeda. Router pada beberapa perusahaan juga bis digunakan untuk menghubungkan LAN menuju layanan komunikasi DSL.

Layanan Pada Sistem Operasi Jaringan

Layanan Pada Sistem Operasi Jaringan

1. Mail Server
Mail server yaitu layanan atau perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.

2. DHCP Server
DHCP atau Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client.

3. Web Server
Web Server adalah layanan server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti Linux dan Windows.

Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet (hosting), ruangan inilah yang disediakan oleh server.

4. DNS Server
DNS atau Domain Name System adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS server berfungsi untuk menterjemahkan (mentranslasi) IP address sebuah server menjadi nama domain. DNS digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

Sebagai contoh, http://aantomatika.blogspot.com mempunyai IP address 223.255.219.30. Ketika seseorang mengakses blog tersebut yang berarti merequest situs http://aantomatika.blogspot.com, DNS request tersebut akan diarahkan oleh DNS server ke server yang memiliki IP address 223.255.219.30.

5. FTP Server
FTP (File Transfer Protocol) server adalah layanan sistem operasi yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.

FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file berupa download, upload, rename file, deleting file, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server. Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :

sharing data
menyediakan indirect atau implicit remote computer
menyediakan tempat penyimpanan bagi user
menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

6. Proxy Server
Proxy server adalah server yang berfungsi melayani permintaan dokumen World Wide Web dari pengguna internet, dapat menyimpan sementara (cache) file html server lain untuk mempercepat akses internet. Dapat dikatakan proxy server bekerja dengan menjembatani komputer (program internet seperti browser, download manager dan lainnya) ke internet.

Layanan Server Pada Jaringan Komputer 

Layanan Server Pada Jaringan Komputer 

DNS (Domain Name System) Server : Menyediakan alamat IP dari sebuah website atau domain name sehingga host dapat terkoneksi kepadanya.

Telnet Server :  Menyediakan layanan bagi administrator agar dapat log in ke sebuah host dari remote location dan mampu mengatur host tersebut dari jarak jauh.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server : Menyediakan layanan yang memberikan alamat IP, Subnet Mask, Default Gateway dan informasi bagi client.

FTP (File Transfer Protocol) Server : Menyediakan layanan agar client dapat mengunduh dan mengunggah file antara client dan server.

Email Server : Menggunakan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Post Office Protocol (POP3) atau Internet Message Access Protocol (IMAP). Digunakan untuk mengirimkan email dari client ke server  melalui Internet. Pengguna menggunakan format tertentu berupa user@xyz.

Web Server : Menggunakan HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Digunakan untuk mentransfer informasi dari web server ke web client. Sebagian besar web pages menggunakan HTTP.

Layanan Jaringan Komputer

Layanan Jaringan Komputer
File Sharing & Printer Sharing : mempermudah pertukaran dan pengolahan data, sehingga pengaksesan file pada komputer lain menjadi lebih mudah

Database : sekumpulan informasi yang diorganisir dengan suatu  cara sehingga aplikasi komputer dapat dengan mudah mengambil data yang diinginkan

DNS (domain name server) : layanan pada jaringan yang berfungsi menerjemahkan domain menjadi alamat IP suatu komputer Misal : mengakses www.contoh.com, maka DNS server akan menerjemahkannya menjadi 202.101.55.22

WEBSITE : merupakan kumpulan dari halaman-halaman web yang saling berhubungan (memiliki hyperlink/link) dan memiliki tema tertentu

URL (uniform resource locator) : sistem penamaan situs web

WWW : merupakan bagian dari protokol bahasa HTTP yang paling populer, dibangun oleh CERN, sebuah laboratorium fisika di EROPA, mulai dikembangkan semenjak tahun 1991.
HTML (hyper text mark up language) : bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat diakses dalam web

Chat : sebuah fasilitas internet yang memungkinkan sejumlah pengguna yang bergabung di dalamnya untuk berkomunikasi atau bercakap-cakap secara langsung (real-time) lewat tulisan yang diketikkan oleh masing-masing peserta chat. Contoh program chat yang terkenal yaitu IRC dan ICQ.

Email (singkatan dari electronic mail) atau surat elektronik ialah pesan tertulis yang dikirim dari seorang pengguna komputer kepada pengguna komputer yang lain dengan menggunakan fasiltas program pengiriman data yang disediakan oleh sebuah server komputer yang terhubung dengan internet

Mailing List disingkat Milis yaitu kumpulan atau daftar dari sejumlah alamat e-mail yang digabungkan menjadi satu alamat e-mail. Emai l yang dikirim oleh seorang anggota milis ke alamat email milis tersebut akan diterima secara serentak oleh seluruh anggota milis yang bersangkuan Dengan demikian akan terjadi semacam diskusi tertulis jarak-jauh antar para anggota milis
Download yaitu mengambil file (baik berupa file program, teks, gambar, audio, video, dan lain-lain) dari dari sebuah komputer diinternet ke komputer pribadi (user). Kebalikannya adalah Upload yaitu mengirim file dari komputer sendiri (user) ke komputer lain lewat jalur atau fasilitas internet.

FTP (file transfer protocol) : merupakan protokol yang bertanggung jawab pada pertukaran file di internet.

SFTP (securer transfer protocol)
SCP (secure copy), bekerja diatas protokol SSH (secure Shell) untuk proses autentifikasi dan data transfer sehingga data dan file yang dilewatkan mendapatkan keuntungan dari fitur enkripsi & keamanan protokol SSH

WAP (wireless application protocol) : pengaksesan internet via peralatan wireless (tanpa kabel) seperti handphone, PDA. Keuntungan WAP yaitu Sangat ringkas,Mudah digunakan,Dimana saja dengan syarat ada sinyal telepon dan Bisa menggunakan media apa saja

WEBLOG : aplikasi website yang berisi komentar yang secara berkala diperbarui oleh pemiliknya. Bisa bermacam-macam topik, mulai dari diary pribadi, agenda politik atau program komersial. 

Pengertian Kabel UTP

Definisi kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer, berupa kabel yang di bagian dalamnya berisikan 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11.

Fungsi Kabel UTP

Fungsi dari kabel UTP

Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Jeni-Jenis kabel UTP

CAT 1 – Kabel UTP Category 1 [Cat1] adalah jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang terendah, didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja.
CAT 2 – Kabel UTP Category 2 [Cat2] adalah jenis kabel UTP memiliki kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Cat1, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara digital. Kabel ini bisa mentransmisikan data sampai 4 megabit/detik.
CAT 3 – Kabel UTP Category 3 [Cat3] adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik.
CAT 4 – Kabel UTP Category 4 [Cat4] adalah suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang jauh lebih lebih baik jika dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3) atau sebelumnya, didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara sampai kecepatan 16 megabit/detik.
CAT 5 – Kabel UTP Category 5 [Cat5] adalah suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4) atau yang sebelumnya, didesain untuk mendukung komunikasi data dan komunikasi suara pada kecepatan sampai 100 megabit/detik.
CAT 6 – Kabel UTP Category 6 [Cat6] adalah jenis standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling tinggi.
CAT 7 – Kabel UTP Category 7 [Cat7] adalah jenis kabel premium yang sangat cocok sekali sebagai media yang high traffic berbagai macam aplikasi dalam 1 kabel (single cable). Maksimum data yang terkirim sampai 10 Gbit/detik, dengan frekuensi 1000 Mhz.

Pengertian RJ45

RJ 45 adalah ;
   konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN maupun jaringan komputer tipe lainnya.
Singkatan dari RJ ;
  Register Jack adalah standard peralatan pada jaringan yang mengatur tentang pemasangan kepala konektor dan urutan kabel, yang digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih peralatan telekomunikasi (Telephone Jack) ataupun peralatan jaringan (Computer Networking).
RJ pertama kali diperkenalkan oleh Bell Sistem pada 1970-an. Adapun standard yang ada diantaranya RJ11, RJ14, RJ21, RJ25, RJ45, RJ48 dll. RJ memiliki banyak type, tetapi yang sering digunakan adalah RJ11 dan RJ45.

Destination NAT

Destination NAT is performed on incoming packets, when the firewall translates a public destination address to a private address. Destination NAT does not use address pools or ranges. It is a 1-to-1, static translation with the option to perform port forwarding or port translation.
Static IP —Allows the 1-to-1, static translation of a destination IP address and optionally the port number.
One common use of destination NAT is to configure several NAT rules that map a single public destination address to several private destination host addresses assigned to servers or services. In this case, the destination port numbers are used to identify the destination hosts. For example:
Port Forwarding —Can translate a public destination address and port number to a private destination address, but keeps the same port number.
Port Translation —Can translate a public destination address and port number to a private destination address and a different port number, thus keeping the real port number private. It is configured by entering a Translated Port on the Translated Packet tab in the NAT policy rule. See the Destination NAT with Port Translation Example.

Source NAT

Source NAT and Destination NAT
The firewall supports both source address and/or port translation and destination address and/or port translation.
Source NAT
Source NAT is typically used by internal users to access the Internet; the source address is translated and thereby kept private. There are three types of source NAT:
Dynamic IP and Port (DIPP) —Allows multiple hosts to have their source IP addresses translated to the same public IP address with different port numbers. The dynamic translation is to the next available address in the NAT address pool, which you configure as a Translated Address pool be to an IP address, range of addresses, a subnet, or a combination of these.
As an alternative to using the next address in the NAT address pool, DIPP allows you to specify the address of the Interface itself. The advantage of specifying the interface in the NAT rule is that the NAT rule will be automatically updated to use any address subsequently acquired by the interface. DIPP is sometimes referred to as interface-based NAT or network address port translation (NAPT).
DIPP has a default NAT oversubscription rate, which is the number of times that the same translated IP address and port pair can be used concurrently. For more information, see Dynamic IP and Port NAT Oversubscription and Modify the Oversubscription Rate for DIPP NAT.
Dynamic IP —Allows the one-to-one, dynamic translation of a source IP address only (no port number) to the next available address in the NAT address pool. The size of the NAT pool should be equal to the number of internal hosts that require address translations. By default, if the source address pool is larger than the NAT address pool and eventually all of the NAT addresses are allocated, new connections that need address translation are dropped. To override this default behavior, use Advanced (Dynamic IP/Port Fallback) to enable use of DIPP addresses when necessary. In either event, as sessions terminate and the addresses in the pool become available, they can be allocated to translate new connections.
Dynamic IP NAT supports the option for you to Reserve Dynamic IP NAT Addresses.
Static IP —Allows the 1-to-1, static translation of a source IP address, but leaves the source port unchanged. A common scenario for a static IP translation is an internal server that must be available to the Internet.

Pengertian Postrouring

Postrouting adalah proses pendefinisian packet yang sudah keluar dari tubuh router melalui sebuah interface.

Pengertian Forward

Forward adalah proses pendefinisian packet yang sudah masuk di dalam tubuh router untuk diteruskan ke interface selain interface packet tersebut masuk.

Pengertian Prerouting

Prerouting adalah proses pendefinisian packet yang akan masuk ke dalam tubuh router melalui interface.

Fungsi output device pada komputer

Fungsi output device pada komputer adalah untuk menerima keluaran data dari mikroprosesor CPU komputer yang telah diterjemahkan sehingga dapat berupa gambar, tulisan, suara dan sebagainya. Contoh perangkat output device yang biasanya digunakan untuk menerima hasil olahan komputer seperti printer, monitor, speaker, dan sebagainya.

Fungsi input device pada komputer

Fungsi input device pada komputer adalah untuk menerima masukkan data dari perangkat luar yang disambungkan menuju mikroprosesor dan diterjemahkan menjadi sebuah informasi. Data input device yang masuk ke mikroprosesor bisa berupa data signal input atau data maintance input. Signal input berupa data yang masuk ke mikroprosesor dan maintance input berupa program yang dipakai untuk menerjemahkan data signal input. Contoh perangkat input device atau unit input device adalah keyboard, mouse, scanner, webcam, microphone, CD, hardisk dan lain-lain.

Pengertian Output pada Komputer

Pengertian Output pada Komputer

Pengertian output adalah (keluaran) unit/perangkat luar yang digunakan untuk menampilkan atau menerjemahkan data yang keluar dari mikroprosesor komputer. Perangkat luar yang menangkap output dari sistem mikroprosesor ini misalnya data digital yang ditampilkan pada layar monitor, atau data script yang dicetak pada printer dan sebagainya.

Pengertian Input pada Komputer

Pengertian Input pada Komputer

Pengertian input adalah (masukkan) unit/perangkat luar yang dipasang sesuai dengan slot atau portnya masing-masing untuk memasukkan atau mentransfer data dari luar ke dalam mikroprosesor untuk di proses dan diterjemahkan secara digital.
Perangkat input yang biasanya memberi masukkan pada komputer seperti mouse dan keyboard. Dengan adanya sistem input pada komputer ini membantu kita untuk melakukan pengetikan dan menggerakkan kursor dengan lancar.

IP Least Acknowledge

IP Least Acknowledge

Pada tahap terakhir ini, DHCP server akan merespon pesan dari client dengan mengirimkan paket acknowledget yang berupa IP address dan informasi lainnya yang dibutuhkan. Setelah memberikan IP kepada client, DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki. Sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP address yang diberikan tadi dan client sudah bisa beroperasi pada jaringan tersebut.

Untuk lebih mudah memahaminya, pada saat komputer client dihubungkan ke jaringan, komputer tersebut akan me-request IP ke DHCP server. DHCP server menjawab dengan memberikan informasi terkait IP address (termasuk subnetmask, gateway, dns dan lainnya) ke komputer client.

Setelah meminjamkan IP, DHCP server akan mencoret IP tersebut dalam daftar pool yang dia miliki. Dan menandakan bahwa IP tersebut sudah dipinjamkan ke salah satu client.

Namun jika dalam daftar IP pool sudah tidak ada lagi nomor IP yang tersedia, maka si client tidak akan mendapatkan nomor IP dari DHCP server, dengan demikian si client tidak akan pernah bisa terhubung ke jaringan tersebut.

Biasanya peminjaman IP address ini memiliki jangka waktu tertentu, sesuai dengan yang disetting oleh sang Administrator jaringan. Nah, setelah periode waktu tertentu, pemakaian IP address pada client dinyatakan telah selesai. Dan jika si client tidak melakukan request ulang, maka maka nomor IP address tersebut akan dikembalikan kepada DHCP server yang meminjamkan. DHCP server dapat meminjamkan IP tersebut kepada client lain yang membutuhkan.

IP Lease Selection

IP Lease Selection

Setelah diberi penawaran oleh DHCP server, client yang me-request tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server. Lalu si client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar DHCP server meminjamkan salah satu IP address yang tersedia dalam DHCP-pool yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP address yang bisa digunakan oleh host yang terhubung dengannya).

IP Least Offer

DHCP server mendengar broadcast dari client yang baru terhubung dalam jaringan tadi. Kemudian DHCP server memberikan penawaran terhadap client tersebut berupa IP address.

IP Least Request

IP Least Request

Tahap pertama ini merupakan tahap dimana si client dalam jaringan meminta IP address yang tersedia pada DHCP server. Awalnya saat pertama client terhubung dalam jaringan, client ini akan mencari dulu apakah ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut. Nah, begitu ditemukan, client akan meminta IP address pada DHCP server yang ada.

Jenis-Jenis name server

Linux – Jenis-jenis Name Server memang sudah diklasifikasikan terlebih dahulu sehingga semua pengolahan dan konfigurasi pada DNS Server bisa lebih baik dan bisa juga menggunakan beberapa penggunaan yang lain atau antar server lain bisa terhubung. Baiklah ada jenis-jenis Name server :

1.Primary NS atau kadangkala disebut Master NS, Merupakan NS utama yang menyimpan database hostname/ IP Address suatuu zona. Pada saat melakukan setting Primary NS, kita harus menggunakan file zone. Primary NS merupakan authoritative server bagi zona tertentu.

2.Secondary NS atau Slave NS. Merupakan NS cadangan (backup) bagi suatu zona. Semua informasi yang ada pada Primary NS akan di-update secara berkala oleh Secondary NS melalui proses “copy file” yang disebut file transfer. Jika Primary NS bermasalah maka Secondary NS dapat digunakan sebagai pengganti (untuk sementara waktu). Secondary NS merupakan authoritative server bagi zona tertentu.

3.Stealth NS. Disebut seperti itu karena keberadaannya yang tersembunyi atau tidak terdaftar dalam RR (Resource Record).

4.Caching NS. Sesuai namanya, NS jenis ini dapat melaukukan caching data-data yang bersal dari server DNS lain. Jadi, caching NS hanya sebagai tempat penyimpanan sementara dan biasanya data hanya dipertahankan sekitar 8 jam. Apabila client memerlukan informasi IP Address maka informasi tersebut dapat dicari terlebih dulu dari cache lokal. Jika tidak ditemukan barulah mencari informasi dari server DNS lain. Hal ini dapat mempercepat proses query dan mengurangi network traffic Caching NS bukan merupakan authoritative server.

Harddsik SCSI

Small Computer System Interface merupakan kepanjangan dari harddisk jenis SCSI ini. Harddisk ini merupakan jenis harddisk dengan kecepatan membaca yang paling tinggi, dengan kapasitas yang tinggi pula, bisa mencapai 5 TB.

Dengan kecepatan membaca yang tinggi inilah, maka harddisk jenis SCSI ini merupakan jenis harddisk yang seringkali digunakan untuk komputer server, dan juga sebagai komputer penyedia data alias database.

Jarang sekali penggunaan harddisk jenis SCSI dalam sebagai komputer PC desktop ataupun laptop pribadi.

Harddsik S-ATA (SATA)

Jenis berikutnya merupaakn pengembangan dari jenis harddisk ATA, yaitu SATA (Serial ATA atau Serial Advanced Technology Attachment). Merupakan harddisk yang masih digunakan tipe portnya saat ini, bahkan SSD yang merupakan teknologi terbaru dan tercanggih saat ini pun juga menggunakan port SATA ini.

Harddisk dengan port SATA ini terdiri dari 4 pin untuk keperluan transmisi data, dan tambahan 7 pin untuk power supplynya. Fungsi power supply yang berguna untuk menghantarkan arus listrik secara lebih stabil ini akan berhubungan dengan harddsik.

Untuk itu, kepentingan hardware lainnya juga perlu diperhatikan agar komputer menjadi lebih optimal dalam bekerja.

Harddisk dengan port SATA ini memiliki kecepatan transfer, kecepatan membaca, dan juga kapasitas maksimal yang jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan IDE dan juga ATA.

Harddisk ATA

Jenis harddisk berikutnya apabila dilihat berdasarkan konektor yang dimilikinya adalah harddisk jenis ATA. ATA merupakan kependekan dari Advanced Technology attachment, yang merupakan jenis harddisk yang juga dikenal mirip dengan IDE.

Harddisk ATA memiliki kecepatan transfer yang lebih cepat dibandingkan dengan IDE, dan banyak digunakan pula pada komputer Pentium pada jaman itu. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh harddisk ini, tentunya jalannya kompputer akan berjalan lancar.

Sama seperti IDE, ATA memiliki 40 pin konektor, dengan tegangan sebesar 5v per pinnya.

sponsored links


Cara jitu untuk membuat komputer menjadi lebih awet salah satunya adalah memilih spesifikasi komputer atau laptop yang baik, yang sesuai penggunaan. Sehingga komputer atau laptop tidak lemot saat digunakan, terlebih saat membuak banyak program dalam waktu yang bersamaan.

Harddisk IDE

IDE merupakan kependekan dari Integrated Drive Electronics. Merupakan jenis port harddisk berteknologi lama, yang digunakan pada era Komputer Pentium. Harddisk dengan port ini merupakan jenis harddisk yang dibuat dengan menggunakan arsitektur IBM PC yang memiliki jumlah pin sebanyak 40 pin sebagai jalur transmisi data, dan memiliki tambahan 4 pin sebagai power supply.

Harddisk yang menyatu dengan motherboard ini merupakan komponen yang cukup penting. Fungsi motherboard yang juga sebagai tubuh dari komputer untuk menyatukan seluruh komponen yang ada menjadikan harddisk rentan akan kerusakan.

Harddisk jenis IDE ini memiliki sponsored links


Harddisk Berdasarkan Ukuran

Secara umum, apabila dilihat berdasarkan ukurannya, harddisk juga bisa dibedakan menjadi dua bentuk. Apa saja? Berikut ini adalah macam-macam harddisk berdasarkan ukuran yang dimilikinya :

Harddisk 3.5”
Merupakan jenis harddisk yang besar, dengan ukuran 3.5 inchi. Ciri fisik dari harddisk ini adalah ukurannya yang besar, tebal dan juga berat. Harddisk ukuran 3.5 inch ini merupakan jenis harddisk yang umum digunakan dalam sebuah PC desktop.

Ukurannya yang besar membuat harddisk ini menjadi lebih berat, dan tidak cocok digunakan di dalam laptop. Harddisk yang menjadi bagian CPU yang utama membuat para pembuat komputer memberikan device yang terbaik demi mempermudah jalannya komputer.

Ciri lain dari harddisk berukuran 3.5 inch ini adalah membutuhkan daya listrik tambahan untuk dapat bekerja. Jadi, di dalam harddisk teradapat satu buah port tambahan yang berguna untuk mengalirkan daya listrik ke dalam harddisk ini agar bisa bekerja dengan optimal.

Harddisk berukuran 3.5 inch memiliki socket yang bervariasi, seperti socket IDE, ATA, maupun socket Serial ATA (S – ATA).

Harddisk 2.5”
Harddisk berikutnya yang bisa kita bedakan berdasarkan ukuran yang dimilikinya adalah harddisk dengan ukuran 2.5 inch. Merupakan jenis harddisk yang umum digunakan pada sebuah laptop, dan banyak digunakan sebagai harddisk eksternal.

Bentuknya yang tipis, kecil, dan juga kompak, membuat harddisk ini tidak membutuhkan daya tambahan, sehingga dapat dengan mudah dimanfaatkan menjadi harddisk eksternal ataupun internal tanpa perlu tambahan daya listrik lagi.

Pada dasarnya, dari segi performa, harddisk berukuran 2.5 inch ataupun yang berukuran 3.5 inch tidaklah berbeda, karena memiliki fungsi dan juga tugas yang sama, dan hanya dibedakan berdasarkan ukuran dan juga penggunaannya saja.

Harddisk Berdasarkan Port yang Digunakan

Macam – macam harddisk berikutnya bisa kita bedakan dari port yang dimilkinya. Secara umum, harddisk memiliki 3 jenis port, yaitu IDE, ATA, dan juga port Serial ATA atau SATA. Saat ini penggunaan yang paling umum adalah penggunaan harddisk dengan port Serial ATA. Berikut ini adalah penjelasan dan juga perbedaan dari masing-masing jenis port harddisk tersebut:

Harddisk IDE
IDE merupakan kependekan dari Integrated Drive Electronics. Merupakan jenis port harddisk berteknologi lama, yang digunakan pada era Komputer Pentium. Harddisk dengan port ini merupakan jenis harddisk yang dibuat dengan menggunakan arsitektur IBM PC yang memiliki jumlah pin sebanyak 40 pin sebagai jalur transmisi data, dan memiliki tambahan 4 pin sebagai power supply.

Harddisk yang menyatu dengan motherboard ini merupakan komponen yang cukup penting. Fungsi motherboard yang juga sebagai tubuh dari komputer untuk menyatukan seluruh komponen yang ada menjadikan harddisk rentan akan kerusakan.

Harddisk jenis IDE ini memiliki kapasitas maksimal sebesar 320 GB saja, merupakan kapasitas yang terbilang sangat besar pada masa berjayanya dahulu.

Jika terjadi kerusakan pada harddisk bukan tidak mungkin  nantinya pengtransferan data akan terganggu, yang juga menyebabkan kompputer sering hang. Oleh karena itu harddisk tipe IDE ini kini mulai tergantikan dengan harddisk yang memiliki spefisikasi lebih bagus dengan kapasitas yang lebih besar.

Harddisk SSD

harddisk jenis SSD. SSD merupakan kependekan dari Solid State Drive. Sebenarnya agak kurang tepat untuk menyebut bahwa SSD merupakan sebuah harddisk, karena SSD sudah tidak menggunakan teknologi cakram atau piringan (disk) lagi di dalamnya.

SSD atau solid state drive ini menggunakan chip sebagai media penyimpanannya, sehingga tidak membutuhkan piringan. Konsep solid state drive ini mengusung konsep chip storage seperti yang sudah terlebih dahulu ditanamkan pada USB flash drive, namun dengan kapasitas yang lebih besar.

Saat ini, SSD merupakan pilihan utama dari para pecinta komputer, karena memiliki beberapa keunggulan, seperti:

Tiak bising, karena tidak adanya perputaran cakram di dalam SSD
Lebih stabil dalam membaca dan menyalin data
Memiliki kecepatan membaca yang jauh lebih cepat dibandingkan harddisk konvensional
Startup dan booting menjadi lebih cepat
Lebih tahan getaran dan lebih tahan lama
Meskipun demikian, ternyata SSD memilki harga yang cenderng mahal. Ukuran 128 Megabyte saja memiliki harga yang setara dengan harddisk berkapasitas 500 GigaByet hingga 1 Terabyte.

Harddisk Konvensional

◆Harddisk Konvensional

Sebenarnya harddisk konvensioanl adalah jenis harddisk biasa. Yang nanti akan dibahas perbedaannya dengan harddisk jenis SSD. Harddisk konvensional merupakan jenis hardisk baik berukuran besar maupun kecil, yang menggunakan piringan cakram di dalamnya sebagai storage atau lokasi untuk menyimpan data sebuah komputer.

Karena memiliki komonen yang berputar ketika membaca dan menyalin sebuah data, maka harddisk konvensional rentan mengalami kerusakan, terutama ketika menggunakannya secara asal-asalan. Harddisk konvensional ini memiliki beberapa kelebihan, seperti:

Harga yang relative lebih murah
Mudah untuk diperoleh
Memiliki kapasitas yang beragam
Banyak merk dan juga pilihan yang bisa dicoba, dengan kualitas yang relative tidak berbeda jauh.

Incremental backup

Incremental Backups
Overview
An incremental backup contains only data that is new or has changed since the last backup, regardless of the type. On average, incremental backups consume far less media and place less of a burden on resources than full backups.

The following illustration clarifies the nature of full and incremental backups. For simplicity, assume there is a file system that contains six files as represented in the figure.

Note that the File System above could also represent database tables, Active Directory objects and attributes, etc.

Backup #1 is a full backup and therefore writes all the data, changed and unchanged, to the backup media. Backups #2 through #n-1 are incrementals and only back up those files that have changed since the time of the last backup, regardless of the type. For example, files A, B, and E changed after the full backup and were therefore backed up in Backup #2. Backup #4 backed up files A and D because both files were modified sometime after Backup #3 occurred. File F did not change; hence, it was not backed up in any of the incremental backups, but it was included in both full backups, which, by definition, back up everything.

CD-R (CD Recordable)

CD-R (CD Recordable)
Dengan makin menjamurnya drive CD-R, manfaatkan untuk mem-backup data anda.
Kelebihan : Harga CD-R relatif murah, sangat reliable (data di CD-R bisa bertahan selama puluhan tahun jika disimpan sesuai anjuran dari manufacturer-nya) dan kapasitasnya cukup besar kalu hanya sekedar menyimpan dokumen Microsoft Word (640 MB).
Kekurangan : Kecepatan backup  yang agak lambat (640 MB biasanya akan memakan waktu sekitar 1 jam, kapasitas terbatas untuk beckup data dalam satuan gigabyte, sangat mudah rusak { jika jatuh ke lantai } dan harga drive yang mahal (walaupun jauh lebih murah jika dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu)

Harddisk lain

Hard Disk Lain
Jika anda memiliki lebih dari satu hard disk, ini adalah cara backup data yang paling feasible, cepat dan mudah (tidak perlu membeli tambahan peralatan). Kumpulan data penting anda di sebuah direktori di hard disk pertama, dan secara rutin duplikasi direktori tersebut ke hard disk kedua.
Kekurangannya : Data anda masih tetap terkumpul di komputer yang sama, jadi problem seperti surge/spike (lonjakan arus listrik) sangat mungkin akan merusakan kedua hard disk tersebut secara bersamaan.

Strategi back up data

Strategi Backup Data
Komputer kini sudah dipakai secara umum untuk menyimpan berbagai data penting. Tetapi banyak orang lupa memperhitungkan kemungkinan lenyapnya data tersebut. Komputer tetap adalah perangkat elektronik yang kompleks, peluang untuk terjadi hal-hal yang tidak terduga atas data anda sangat besar seperti (terkenal virus, kerusakan hard disk), kerusakan file data dapat membuat anda kehilangan data yang sangat penting. Berikut adalah beberapa strategi backup data guna mencegah lenyapnya data dari komputer.

Pengertian Virtualisasi

Istilah virtualisasi (virtualization) memiliki banyak pengertian. Jika merujuk pada kamus Oxford, istilah virtualization merupakan turunan dari kata virtualize yang memiliki makna “Convert (something) to a computer-generated simulation of reality”. Dalam terjemahan bebas, virtualisasi berarti Mengubah sesuatu (mengkonversi) ke bentuk simulasi dari bentuk nyata yang ada.

Inti dari virtualisasi adalah membuat sebuah simulasi dari perangkat keras, sistem operasi, jaringan maupun yang lainnya. Di bidang teknologi informasi, virtualisasi digunakan sebagai sarana untuk improvisasi skalabilitas dari perangkat keras yang ada.

Dengan virtualisasi, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu buah komputer. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. Di masa akan datang, teknologi virtualisasi akan banyak digunakan baik oleh perusahaan yang bergerak dibidang teknologi informasi maupun yang tidak murni bergerak di bidang teknologi informasi namun menggunakan teknologi informasi sebagai sarana untuk memajukan usahanya.

Menurut Alan Murphy dalam papernya Virtualization Defined – Eight Different Ways, menyebutkan setidaknya terdapat delapan istilah dalam penerapan virtualisasi. Diantaranya adalah operating system virtualization, application server virtualization, application virtualization, management virtualization, network virtualization, hardware virtualization, storage virtualization dan service virtualization.

Dalam hardware virtualization, perangkat lunak bekerja membentuk sebuah virtual machine yang bertindak seolah-olah seperti sebuah komputer asli dengan sebuah sistem operasi terinstall di dalamnya. Salah contoh yang mudah misalkan terdapat satu buah komputer yang telah terinstall GNU/Linux Linux Mint. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak virtualisasi misalnya Virtualbox, kita dapat menginstall sistem operasi lain sebagai contoh Windows XP atau FreeBSD.

Sistem operasi yang terinstall di komputer secara fisik dalam hal ini Linux Mint disebut sebagai host machine sedangkan sistem operasi yang diinstall diatasnya dinamakan guest machine. Istilah host dan guest dikenalkan untuk memudahkan dalam membedakan antara sistem operasi fisik yang terinstall di komputer dengan sistem operasi yang diinstall diatasnya atau virtualnya.

Perangkat lunak yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). Menurut Robert P. Goldberg dalam tesisnya yang berjudul Architectural Principles For Virtual Computer Systems pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu:

Type 1 berjalan pada fisik komputer yang ada secara langsung. Pada jenis ini hypervisor/VMM benar-benar mengontrol perangkat keras dari komputer host-nya. Termasuk mengontrol sistem operasi-sistem operasi guest-nya. Contoh implementasi yang ada adalah KVM dan OpenVZ. Adapun contoh yang lain seperti VMWare ESXi, Microsoft Hyper-V.

Pengertian Multi Boot

MULTIBOOTING

multi booting atau dual boot adalah suatu kondisi dimana dalam satu buah komputer terdapat sistem operasi lebih dari satu.

kelebihan dari multi boot adalah kita bisa memilih salah satu sistem operasi yang kita butuhkan, seperti Windows, Linux, dll

Kekurangan multi boot ini memakan banya kapasitas atau ruangan pada harddisk sehingga harus disesuaikan kebutuhanya.

Perbedaan Update dan Upgrade

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia

Upgrade → berarti menaikkan
Update → berarti memperbarui

Pengertian Upgrade dan Update dalam dunia Komputer

Upgrade → Penggantian produk dengan versi yang lebih baru atau lebih baik dari produk/ perusahaan yang sama. Misalnya sekarang komputermu menggunakan versi 1.0 suatu software untuk upgrade kamu harus menggunakan versi 2.0 atau ke atasnya. Untuk hardware misalnya dari RAM 512 MB diupgrade ke 1 GB.

Update → Pembaharuan yang dirancang untuk memperbaiki masalah dengan memperbaharui sebuah program komputer atau penambahan data pendukung. Ini termasuk memperbaiki kelemahan keamanan (bug) dan meningkatkan kegunaan atau kinerjanya. Biasanya lebih banyak didengar untuk penambahan database antivirus.

Pengertian Upgrade dan Update dalam dunia Ponsel

Upgrade  → Misalnya Anda mempunyai ponsel Android dengan media penyimpanan "Memory Card" hanya 2 G, dan ingin menaikkan mejadi 8 G, disebut dengan Upgrade.

Update → Misalnya ponsel Android yang Anda pakai menggunakan OS Jelly Bean, kemudian ingin mengganti OS Kit Kat, disebut Update.

Kesimpulan

Upgrade tidak hanya ditujukan pada Hardware (perangkat keras), namun juga ditujukan untuk Software (perangkat lunak). Upgrade mempunyai arti meninggikan, bisa juga meninggikan spek Komputer seperti mengganti prosesor keluaran terbaru, mengganti RAM, dan mengganti VGA yang lebih tinggi. Penjelasan Update pada software seperti mengganti Windows 7 dengan Windows 8, mengganti OS Jelly Bean dengan OS Kit Kat.

Update artinya memperharui, jadi lebih ditujukan untuk software (perangkat lunak) seperti Update file database Antivirus, Update Patch Windows, dan lain sebagainya.

Instalasi sistem operasi jaringan

Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pemakai sehingga memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer. Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakaisebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistemoperasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.

Aplication Layer

Aplication Layer : Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dg layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, DNS, TELNET, NFS dan POP3.

Presentation Layer

Presentation Layer : Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

Session Layer

Session layer: Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah RPC (Remote Procedure Call), dan DSP (AppleTalk Data Stream Protocol).

Transport Layer

Transport layer : Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah UDP, TCP, dan SPX ( Sequence Packet Exchange).

Network layer

Network layer : Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah DDP (Delivery Datagram Protocol), Net BEUI, ARP, dan RARP (Reverse ARP).

Data-Link layer

Data-link layer : Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

Physical Layer

Physical layer : Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah Ethernet, FDDI (Fiber Distributed Data Interface), ISDI, dan ATM.

Manajemen Aplikasi

Setiap perangkat lunak aplikasi yang dijalankan oleh sistem operasi akan mencari lokasi file program tersebut lalu memindahkan isinya ke memori untuk kemudian mengirimkan setiap perintah pada file tersebut untuk dijalankan oleh komputer. Setiap aplikasi yang terinstall pada komputer akan masuk di data program files dan sistem operasi juga akan memberikan pemintas dari aplikasi tersebut sehingga user dapat menjalankan program aplikasi dengan cepat. Aplikasi user disini merupakan aplikasi yang digunakan oleh user untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu misalnya: microsoft word, microsoft excel, winamp, google chrome, antivirus, dll. Kita bisa melihat aplikasi apa saja yang terinstall pada komputer dengan masuk ke menu Control panel. Disana kita bisa melihat aplikasi apa saja yang ada pada komputer, dan disitu pula kita bisa menghapus aplikasi dari komputer kita.

Fungsi manajemen pada aplikasi user ini dapat meliputi:

◆Install, proses menempatkan file-file program pada sistem komputer termasuk konfigurasi program tersebut. Pada saat melakukan installasi aplikasi kita harus menjalankan .exe pada program.
◇Uninstall, proses untuk menghapus file-file program beserta konfigurasi dari komputer.
◆Update/Upgrade, proses untuk memperbarui file-file dari program yang telah terinstall.

Graphical User Interface (GUI)

Home : Software Terms : GUI Definition

GUI
Stands for "Graphical User Interface" and is pronounced "gooey." It is a user interface that includes graphical elements, such as windows, icons and buttons. The term was created in the 1970s to distinguish graphical interfaces from text-based ones, such as command line interfaces. However, today nearly all digital interfaces are GUIs.

The first commercially available GUI, called "PARC," was developed by Xerox. It was used by the Xerox 8010 Information System, which was released in 1981. After Steve Jobs saw the interface during a tour at Xerox, he had his team at Apple develop an operating system with a similar design. Apple's GUI-based OS was included with the Macintosh, which was released in 1984. Microsoft released their first GUI-based OS, Windows 1.0, in 1985.

For several decades, GUIs were controlled exclusively by a mouse and a keyboard. While these types of input devices are sufficient for desktop computers, they do not work as well for mobile devices, such as smartphones and tablets. Therefore, mobile operating systems are designed to use a touchscreen interface. Many mobile devices can now be controlled by spoken commands as well.

Because there are now many types of digital devices available, GUIs must be designed for the appropriate type of input. For example, a desktop operating system, such as OS X, includes a menu bar and windows with small icons that can be easily navigated using a mouse. A mobile OS, like iOS, includes larger icons and supports touch commands like swiping and pinching to zoom in or zoom out. Automotive interfaces are often designed to be controlled with knobs and buttons, and TV interfaces are built to work with a remote control. Regardless of the type of input, each of these interfaces are considered GUIs since they include graphical elements.

Command Line Interface (CLI)

Command Line Interface

A Command Line Interface allows the user to interact directly with the computer system by typing in commands (instructions) into a screen which looks similar to the one below:


You cannot just type in any kind of instruction of course, because the computer will only react to a definite set of words.
These commands are very specific, for example in DOS you could type in:
copy c:\item.txt   d:\
That tells the machine to copy the file 'item.txt' that resides in the root directory of drive C: into the root directory of drive D:\
Many commands have what are called 'switches'. These are extra parameters or flags which add extra functionality to the command. For example:
»Dir gives a directory listing
»Dir /w gives the listing across the page
»Dir /s includes the sub directories
»Dir /p pauses at the bottom of every page
Before Windows was developed, this type of user interface was what most people used to get the computer to follow instructions. Nowadays, very few people have the knowledge to be able to use a command line interface.
An example of this type of interface is DOS (Disk Operating System).

Pengendalian Perangkat Keras

Pengendalian Perangkat Keras
            Pengendalian perangkat keras dilakukan dengan tujuan secara khusus untuk memperkuat keandalan sistem komputer serta secara umum untuk meningkatkan kadar pengendalian sistem secara menyeluruh. Pengendalian ini pada umumnya sudah merupakan bentuk pengendalian melekat yang sudah dirancang sebelumnya oleh produsen perangkat keras komputer itu sendiri. Beberapa jenis pengendalian perangkat keras tersebu antara lain adalah dengan adanya Echo Chek, Parity Chek, dan Dual Arithmetic.
            Echo chek merupakan suatu mekanisme pengendalian perangkat keras untuk meyakinkan bahwa transmisi data ke sarana output telah dilakukan dengan baik oleh komputer. Pengecekan dilakukan dengan cara membandingkan sinyal yang dikirimkan kembali ke komputer dari peralatan output dengan data yang semula dikirim.
            Parity chek atau cek paritas merupakan bentuk pengendalian atas kebenaran karakter yang terekam ke dalam sistem komputer. Peralatan cek pritas didesain untuk menambahkan bit 1 dimana perlu pada karakter (kumpulan bit) sehingga setiap karakter terbentuk dari jumlah bit yang genap atau ganjil. Dalam cek paritas ganjil, maka semua karakter yang ada akan diganjilkan bitnya. Sedangkan pada cek paritas genap maka semua karakter yang ada akan digenapkan jumlah bitnya.
            Sedangkan pengendalian dual arithmetic dilakukan untuk memperoleh keyakinan bahwa data telah direkam dengar benar di media akses random. Pembacaan berganda dilakukan dimana rekaman dalam pita atau media akses random tersebut dibaca dua kali untuk melakukan verifikasi penghitungan dengan menggunakan komponen pembaca yang berbeda dan hasil pembacaan selanjutnya dibandingkan.

Pengendalian Akses ke Perangkat
            Penekanan dalam pengendalian akses ke perangkat sistem adalah bahwaharus ada ketentuan yang menetapkan bahwa hanya orang-orang tertentu yang ditentukan saja yang bisa melakukan akses ke sistem baik ke perangkat keras maupun perangkat lunak. Pemakaian password dalam akses ke sistem juga merupakan hal yang sangat penting agar pemakai program diberi keterbatasan dalam mengakses file-file penting yang ada didalamnya. Penggunaan password tersebut disesuaikan dengan level atau tingkat pemakai.
Pengendalian Pengembangan Sistem
            Pengendalian pengembangan sistem mencakup pengembangan sistem dan dokumentasi dan didesain untuk menjamin bahwa sistem dikembangkan dan diselenggarakan sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan. Berbagai bentuk pengendalian pengembangan sistem yang dapat diterapkan dalam perusahaan antara lain adalah dengan diikutsertakannya pihak pemakai informasi dalam setiap kegiatan pengembangan sistem. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar produk sistem yang tengah dikembangkan itu dapat menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pemakainya.
            Kemudian pengendalian pengembangan sistem harus diiringi dengan dokumentasi. Bahkan pengendalian dokumentasi akan terus berlanjut dalam tahap-tahap pelaksanaan sistem acara berkesinambungan. Dalam hal dokumentasi ini, pihak manajemen harus yakin bahwa setiap kegiatan dalam mengembangkan sebuah sistem telah disiapkan dokumentasinya dan merupakan bagian dari proses review kegiatan secara teratur dalam bentuk yang up to date untuk setiap aplikasi komputer yang dioperasikan.
Pengendalian Pengamanan Sistem
            Pengendalian pengamanan sistem, berorientasi kepada fisik sistem agar terjaga dari kerusakan-kerusakan ataupun hilang. Pengendalian ini antara lain dapat dilakukan dengan menetapkan kondisi-kondisi sebagai berikut :
Membatasi akses ke lokasi sistem hanya boleh dimasuki orang-orang yang berwenang saja.
Menjaga dan mengatur ruang komputer agar terjaga dari kemungkinan panas dan kelembaban yang berlebihan, bahaya kebakaran dan kondisi yang merugikan lainnya.
Perlu dilakukan duplikasi (backup) terhadap file-file penting untuk menjaga kemungkinan kerusakan yang terjadi pada file asli.
Jika memungkinkan, perlindungan asuransi juga perlu diberikan untuk seluruh komponen sistem.

Pengendalian Aplikasi
      Pengendalian aplikasi berkaitan dengan tugas-tugas spesifik yang dilaksanakan bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE).
Pengendalian Input
Pengendalian input merupakan pengendalian yang mengusahakan tercapainya kecermatan dan kelengkapan data yang dimuat ke dalam central processing unit atau bagian pemrosesan data untuk diolah agar menghasilkan output yang benar.
Pengendalian Proses
Pengendalian pemrosesan pada umumnya disertakan ke dalam program-program yang berisi instruksi-instruksi proses dan dilakukan secara otomatis yang merupakan bagian dari pemrosesan data secara utuh.

Kamis, 16 Februari 2017

PENJADWALAN PROSES PADA SISTEM OPERASI

1.Model Status Proses pada Sistem OperasiDefinisiProses adalah keadaan ketika sebuahprogram sedang di eksekusi. Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses dibuat melalui system call create-process yang membentuk proses turunan ( child process) yang dilakukan oleh proses induk ( parent process). Proses turunan tersebut juga mampumembuat proses baru sehingga semuaproses ini pada akhirnya membentuk pohon proses.Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti waktu CPU, memori, berkas, atau perangkat I/O. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari sistem operasi, dari proses induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan sistem operasi.Pengelolaan ProsesProses perlu dikelola karena dalam sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O.Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti:*.Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses*.Menunda atau melanjutkan proses*.Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi*.Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi*.Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlockPerkembangan sistem komputer mendatang adalah menuju ke sistem multi- processing, multiprogramming,terdistribusi dan paralel yang mengharuskan adanya proses-prosesyang berjalan bersama dalam waktu yang bersamaan. Hal demikian merupakan masalah yang perlu perhatian dari perancang sistem operasi. Kondisi dimana pada saat yang bersamaan terdapat lebih dari satu proses disebut dengan kongkurensi (proses-proses yang kongkuren). Proses-proses yang mengalami kongkuren dapat berdiri sendiri (independen) atau dapat saling berinteraksi, sehingga membutuhkan sinkronisasi atau koordinasi proses yang baik.Status ProsesProses yang dieksekusi mempunyai lima status yang terdiri dari:1.New : pembentukan suatu proses2.Running : instruksi-instruksi yang sedang dieksekusi3.Waiting : proses menunggu untuk beberapa event yang terjadi4.Ready : menunggu untuk dialirkanke pemroses (processor)5.Terminated : proses telah selesai dieksekusiKelima status proses tersebut dapat digambarkan pada diagram berikut:Pembentukan ProsesSaat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses dibuat melalui system call create-process membentuk proses turunan (child process) yang dilakukan oleh proses induk parent process. Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru sehingga kesemua proses-proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses.Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti ”waktu CPU”,”memori”, ”berkas” atau perangkat”M/K”. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari Sistem Operasi, dari Proses Induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan Sistem Operasi.Ada dua kemungkinan bagaimana jalannya (running) proses induk dan turunan berjalan (running). Proses-proses tersebut berjalan secara konkuren atau proses induk menunggu sampai beberapa/seluruh proses turunannya selesai berjalanTerminasi ProsesSuatu proses diterminasi ketika proses tersebut telah selesai mengeksekusi perintah terakhir serta meminta sistem operasi untuk menghapus perintah tersebut denganmenggunakan system call exit. Pada saat itu, proses dapat mengembalikan data keluaran kepadaproses induk-nya melalui system call wait. Semua sumber-daya yang digunakan oleh proses akan dialokasikan kembali oleh system operasi agar dapat dimanfaatkan oleh proses lain. Suatu proses juga dapat diterminasi dengan sengaja oleh proses lain melalui system call abort. Biasanya proses induk melakukan hal ini pada turunannya. Alasan terminasi tersebut seperti:*.Turunan melampaui penggunaan sumber-daya yang telah dialokasikan. Dalam keadaan ini, proses induk perlu mempunyai mekanisme untuk memeriksa status turunannya-nya.*.Task yang ditugaskan kepada turunan tidak lagi diperlukan.*.Proses induk selesai, dan sistem operasi tidak mengizinkan proses turunan untuk tetap berjalan.Jadi, semua proses turunan akan berakhir pula. Hal ini yang disebut cascading termination.Process Control Block (PCB)Proses Control Block adalah bentuk informasi-informasi lain yang diperlukan sistem operasi untuk mengendalikan dan mengoordinasikanberagam proses aktif dalam suatu proses. Dalam kenyataannya, proses banyak mengalami gangguan dalam menjalankan tugasnya oleh karena itu ada PCB (Proses Control Block) untuk membantu dan memberikan dukungan kepada proses itu.Setiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah process control block(PCB), juga disebut sebuah control block. PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, seperti status proses, program counter, CPU register, Informasi manajemen memori, informasi pencatatan, informasi status I/O. Berikut adalah gambar diagram PCB.2.PENJADWALAN PROSESPenjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Proses penjadwalan yang akan dibahas disiniadalah proses penjadwalan sistem operasiSOLARIS, LINUX, dan WINDOWS XP.Sasaran atau tujuan utama penjadwalan proses optimasi kinerja menurut kriteria tertentu. dimana kriteria untuk mengukur dan optimasi kerja penjadwalan antara lain :*.Agar semua pekerjaan memperoleh pelayanan yang adil (firness).*.Agar pemakaian prosesor dapat dimaksimumkan.*.Agar waktu tanggap dapat diminimumkan.*.Agar pemakaian sumber daya seimbang.*.Turn arround time, waktu sejak program masuk ke system sampai proses selesai.*.Efesien, proses tetap dalam keadaan sibuk tidak menganggur.*.Agar terobosan (thoughput) dapat dimaksimumkan.Terdapat 3 tipe penjadwal berada secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu:1.Penjadwal jangka pendek (short term scheduller)Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama Penjadwalan dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.1.Penjadwal jangka menengah (medium term scheduller)Setelah eksekusi selama suatu waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan/keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak dapat membuat suatu kemajuan menuju selesai sampai kondisi-kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. Agar ruang memori dapat bermanfaat, maka proses dipindah dari memori utama kememori sekunder agar tersedia ruang untuk proses-proses lain. Kapasitas memori utama terbatas untuk sejumlah proses aktif. Aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori utama ke memori sekunder disebut swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan dimasukkan kembali ke memori utama dan ready.1.Penjadwal jangka panjang (long term scheduller)Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-prosesdengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses,memori, masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemroses sibuk) selama periodeaktivitas job-job interaktif rendah.PENJADWALAN PROSES SISTEM OPERASI SOLARISCompany/developerOracle CorporationProgrammed inCOS familyUnixSource modelMixed open source/ closed sourceInitial release1992Latest stable release10 10/09 / October 8, 2009; 10 months agoAvailablelanguage(s)EnglishAvailableprogramming languages(s)CSupported platformsSPARC, IA-32, x86-64,PowerPC(Solaris 2.5.1 only)KerneltypeMonolithicDefaultuser interfaceJava Desktop SystemorCDELicenseVariousOfficialwebsiteoracle.com/solarisSolaris menggunakan penjadwalan berdasarkan prioritas dimana yang mempunyai prioritas yang lebih tinggi dijalankan terlebih dahulu. Informasi tentang penjadwalan kernel threaddapat dilihat dengan ps -elcL. Kernel Solaris adalah fully preemtible, artinya semua thread, termasuk threadyang mendukung aktifitas kernel itu sendiri dapat ditunda untuk menjalankan threaddengan prioritas yang lebih tinggi.Gambar penjadwalan solarisSolaris mengenal 170 prioritas yang berbeda, 0-169. Terbagi dalam 4 kelas penjadwalan yang berbeda:1.Real time (RT).Threaddi kelas RT memiliki prioritas yang tetap dengan waktu kuantum yang tetap juga. Threadini memiliki prioritas yang tinggiberkisar antara 100-159. Hal inilah yang membuat proses waktu nyata memiliki response timeyang cepat. Proses waktu nyata akan dijalankan sebelum proses-proses dari kelas yang lain dijalankan sehingga dapat menghentikan proses di system class. Pada umumnya, hanya sedikit proses yang merupakan real time class.2.System (SYS).Solaris menggunakan system classuntuk menjalankan kernel proses, seperti penjadwalan dan paging daemon. Threadsdi kelas ini adalah “bound” threads, berarti bahwa mereka akan dijalankan sampai mereka di blok atau prosesnya sudah selesai. Prioritas untuk SYS threadsberkisar 60-99. Sekali dibangun, prioritas dari sistem proses tidak dapat dirubah. System classdialokasikan untuk kernel use( userproses berjalan di kernel modebukan di system class).3.Time Sharing (TS).Time sharing classmerupakan default classuntuk proses dan kernel threadyang bersesuaian. Time slicesmasing-masing proses dibagiberdasarkan prioritasnya. Dalam hal ini,prioritas berbanding terbalik dengan time slices-nya. Untuk proses yang prioritasnya tinggi mempunyai time-slicesyang pendek, dan sebaliknyaproses dengan prioritas yang rendah mempunyai time slicesyang lebih panjang. Besar prioritasnya berada antara 0-59. Proses yang interaktif berada di prioritas yang tinggi sedangkan proses CPU-boundmempunyai prioritas yang rendah. Aturan penjadwalan seperti ini memberikan response timeyang baik untuk proses yang interaktif, dan troughputyang baik untuk proses CPU-bound.4.Interactive (IA).Kelas Interaktif menggunakan aturan yang sama dengan aturan dengan kelas kelas timesharing, tetapi kelas ini memberikan prioritas yang tinggi untuk aplikasi jendela ( windowing application) sehingga menghasilkan performanceyang lebih baik. Seperti TS, rangeIA berkisar 0-59.Tabel .Solaris dispatch table for interactive and time sharing threadsPriorityTime quantumTime quantum expiredreturn from sleep00502005050200010511605155116020105212025155212030802053358025544040305545403556504040585540455859204959Keterangan:1.Priority: prioritas berdasarkan kelas untuk time sharingdan interactive class. Nomor yang lebih tinggi menunjukkan prioritas yang lebih tinggi.1.Time quantum: waktu kuantum untuk setiap prioritas. Dapat diketahui bahwafungsi waktu kuantum berbanding terbalik dengan prioritasnya.1.Time quantum expired: Prioritas terbaru untuk threadyang telah habis time slices-nya tanpa diblok. Dapat dilihat dari tabel bahwa threadyang CPU-boundtetap mempunyai prioritas yang rendah.1.Return from sleep: Prioritas threadyang kembali dari sleeping(misalnya menunggu dari M/K). Seperti yang terlihat dari tabel ketika M/K berada di waiting thread, prioritasnya berada antara 50-59, hal ini menyebabkan response timeyang baik untuk proses yang interaktif.1.Fixed Priority (FX).Threaddi kelas fixed prioritymemiliki rangeprioritas (0-59) yang sama seperti di time-sharing class; tetapi, prioritas mereka tidak akan berubah.2.Fair Share Scheduler (FSS).Thread yang diatur oleh FSS dijadwalkan berdasar pembagian sumber daya dari CPU yang tersedia dan dialokasikan untuk himpunan proses-proses (yang dikenal sebagai project). FS juga berkisar 0-59. FSS and FX baru mulai diimplementasikan di Solaris 9.Seperti yang telah diketahui, setiap kelas penjadwalan mempunyai himpunan dari prioritas-prioritas. Tetapi, penjadwal mengubah class-specific prioritiesmenjadi global prioritieskemudian memilih threaddengan prioritas paling tinggi untuk dijalankan. Threadyang dipilih tersebut jalan di CPU sampai threadtersebut (1) di- block, (2) habis time slices-nya, atau (3) dihentikan oleh threaddengan prioritas yang lebih tinggi. Jika ada beberapa threaddengan prioritas yang sama, penjadwal akan menggunakan Round-Robin queue. Seperti yang pernah dijelaskan sebelumnya, Solaris terdahulu menggunakan many-to-many modeltetapi solaris 9 berubah menggunakan one-to-onemodel.PENJADWALAN PROSES SISTEM OPERASI LINUXCompany/developerLinus Torvaldsand many othersProgrammed inAssembly, COS familyUnix-likeWorking stateCurrentSource modelFree and open source softwareLatest stable release2.6.35.3(August 20, 2010; 3 days ago)[1][+/−]Latest unstable release2.6.36-rc2(August 23, 2010; 0 days ago)[2][+/−]Marketing targetDesktops, servers, embedded devicesAvailablelanguage(s)Multi-lingualAvailableprogramming languages(s)Assembly, C, C++Supported platformsIA-32, MIPS, x86-64, SPARC,DEC Alpha, Itanium, PowerPC,ARM, m68k, PA-RISC, s390,SuperH, M32Rand moreKerneltypeMonolithicUserlandGNUand othersDefaultuser interfaceGraphical(X Window System)LicenseVarious including GNU General Public License, BSD License, Apache License, MIT License, and others[3]Officialwebsitehttp://www.kernel.orgMulai di versi 2.5, Kernel linux dapat berjalan di berbagai algoritma penjadwalanUNIX tradisional. Dua masalah dengan penjadwal UNIX tradisional adalah tidak disediakannya dukungan yang cukup untuk SMP (symmetric multiprocessor)sistem dantidak diperhitungkan dengan baik jumlah taskspada sistem yang berkembang. Dalam versi 2.5, penjadwal memeriksa dengan teliti hal tersebut, dan sekarang kernel juga menyajikan algoritma penjadwalan yang dapat rundalam waktu yang konstan tidak tergantung dari jumlah tasksdalam sistem. Penjadwal yang baru juga menyediakan peningkatan dukungan untuk SMP, termasuk processor affinitydan load balancing, sebaik dalam menyediakan keadilan dan dukungan terhadap interactive tasks.Penjadwal linux adalah preemptive, algoritmanya berdasarkan prioritas dengandua rangeprioritas yang terpisah: real-time rangedari 0-99 dan nice valueberkisar dari 100-140. Dua range ini dipetakan menjadi global priority schemedimana nilai yang lebih rendah memiliki prioritas yang lebih tinggi. Tidak seperti penjadwal yang lain, Linux menetapkan prioritas yang lebih tinggi memiliki waktu kuantum yang lebih panjang dan prioritas yang lebih rendah memiliki waktu kuantum yang lebih pendek.Linux mengimplementasikan real time schedulingseperti yang didefinisikan oleh POSIX 1.b: First Come First Serveddan Round Robin. Sistem waktu nyata( real time)diberikan untuk taskyang prioritasnya tetap. Sedangkan taskyang lainnya memiliki prioritas yang dinamis berdasakan nice valuesditambah atau dikurangi dengan 5. Interaktifitas sebuah task menentukan apakah nilai 5 tersebut akan ditambah atau dikurangi dari nice value. Task yang lebih interaktif mempunyai ciri khas memiliki sleep timesyang lebih lama dan karena itu maka ditambah dengan -5, karena penjadwal lebih menyukaiinteractive task. Hasil dari pendekatan ini akan membuat prioritas untuk interactive tasklebih tinggi. Sebaliknya, taskdengan sleep timeyang lebih pendek biasanya lebih CPU-boundjadi prioritasnya lebih rendah.Gambar . Hubungan antara prioritas dan waktu kuantumTaskyang berjalan memenuhi syarat untukdieksekusi oleh CPU selama time slice-nya masih ada. Ketika sebuah tasktelah kehabisan time slice-nya, maka task tersebut akan expireddan tidak memenuhi syarat untuk dieksekusi lagi sampai semua taskyang lain sudah habis waktu kuantumnya. Kernel mengatur daftar semua taskyang berjalan di runqueue datastructure. Karena dukungan Linux untuk SMP, setiap prossesor mengatur runqueuemereka sendiri dan penjadwalan yang bebas. Setiap runqueueterdiri dari dua array prioritas – activedan expired. Active arrayterdiri dari semua taskyang mempunyai sisa waktu time slices, dan expired arrayterdiri dari taskyang telah berakhir. Setiap array prioritas ini memiliki daftar task indexedberdasakan prioritasnya. Penjadwal memilih taskdengan prioritas paling tinggi di active arrayuntuk dieksekusi dalam CPU. Di mesin multiprossesor, ini berarti setiap prossesormenjadwalkan prioritas paling tinggi dalam runqueue structuremasing-masing. Ketikasemua tasktelah habis time slices-nya (dimana, active array-nya sudah kosong), dua array prioritas bertukar; expired arraymenjadi active array, dan sebaliknya.Gambar . Daftartask indexedberdasarkan prioritasPenghitungan ulang dari taskyang memilikiprioritas yang dinamis berlangsung ketika tasktelah menyelesaikan waktu kuantumnya dan akan dipindahkan ke expired array. Jadi, ketika ada dua larik ( array) ditukar, semua taskdi arrayaktif yang baru ditentukan prioritasnya yang baru dan disesuaikan juga time slices-nya.PENJADWALAN PROSES SISTEM OPERASI WINDOWS XPDeveloperMicrosoft CorporationRelease dateRTM:August 24, 2001Retail:October 25, 2001 (info)Current version5.1.2600.5512 Service Pack 3 (x86 SP3) (21April 2008; 2 years ago) (info)Source modelClosed source, Shared source[1]LicenseMicrosoft-EULAKerneltypeHybridUpdate methodWindows UpdatePlatformsupportIA-32, x86-64, IA-64WebsiteWindows XP: HomepageWindows XP menggunakan algoritma, prioritas penjadwalan quantum-based berbasis reemptive priority scheduling .Gambar Proses Pada Windows XpThreads dijadwalkan dalam proses, Karena prioritas preemptive algoritma diimplementasikan dengan beberapa queue,dapat dianggap sebagai algoritma multiple feedback-queue . Namun, masing-masing Threads biasanya terbatas pada kelompok kecil dari 5 level prioritas,Preemption dapat terjadi karena salah satu dari 4 alasan:*.*.thread menjadi prioritas lebih tinggi-siap*.thread berakhir*.kuantum habis waktu*.thread melakukan panggilan sistem pemblokiran, seperti untuk I / O, dalam hal ini meninggalkan keadaan ready menjadi keadaan menunggu.Gambar Quatum pada windows XP32 tingkat prioritas digunakan, di mana prioritas 31 merupakan prioritas tertinggi dan prioritas 0 adalah prioritas terendah*.*.memori manajemen thread:prioritas 0*.variabel kelasprioritas (1-15)*.real-time kelasprioritas (16-31)*.Threads di kelas real-time telah tetap prioritasnya.*.Threads yang berjalan selalu dengan tingkat prioritas tertinggi.*.Jika tidak ada thread yang ready, Threads idle dijalankan.*.Ketika waktu quantum thread habis, prioritasnya diturunkan, tetapi prioritasnya tidak pernah diturunkan terlalu jauh.Ketika Threads menjadi ready setelah keadaan menunggu, maka diberikan prioritas tertinggi setiap threads dari proses yang terkait dengan program yang saat ini pengguna gunakan diberikan prioritas lebih .3.ALGORITMA PENJADWALAN PROSESAlgorima ini merupakan proses antrian, yang mana proses akan mendapatkan jatah waktu sebesar time quantum. Jika waktu quantumnya selesai maka prosesnya pun selesai. Proses ini merupakan proses yang adil karena tidak ada proses yang didahulukan,semua proses mendapatkan jatah waktu yang sama yaitu 1/n.Permasalahan utama pada Round Robin adalah menentukan besarnya time quantum. Jika time quantum yang ditentukan terlalu kecil, maka sebagian besar proses tidak akan selesai dalam 1 quantum. Hal ini tidak baik karena akan terjadi banyak switch, padahal CPU memerlukan waktu untuk beralih dari suatu proses ke proses lain (disebut dengan context switches time). Sebaliknya, jika time quantum terlalu besar, algoritma Round Robin akan berjalan seperti algoritma first come first served yang mana yang dating dahulu akan dilayani terlebih dahulu.Time quantum yang ideal adalah jika 80% dari total proses memiliki CPU burst time yang lebih kecil dari 1 time quantum.Gambar Urutan Kejadian Algoritma Round RobinMultiple Feedback Queue (MFQ)Algoritma ini merupakan algoritma yang mengizinkan proses untuk pindah antrian. Jika suatu proses menyita CPU terlalu lama, maka proses itu akan dipindahkan ke antrian yang lebih rendah. Hal ini akan sangat menguntungkan karena akan menggunakan waktu yang sedikit dalam pengerjaan proses-proses tersebut. Demikian pula dengan proses yang menunggu lama maka prose ini akan dinaikkan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan begitu CPU akan bekerja dengan penuh dan M/K dapat terus sibuk. Semakin rendah tingkatnya, panjang CPU burst proses juga semakin panjang.Gambar Multilevel Feedback QueueShortest Remaining First (SRF)Pada algoritma ini setiap proses yang ada diready queueakan dieksekusi berdasarkanburst timeterkecil. Hal ini mengakibatkanwaiting timeyang pendek untuk setiap proses dan karena hal tersebut makawaiting timerata-ratanya juga menjadi pendek, sehingga dapat dikatakan bahwa algoritma ini adalah algoritma yang optimal.Tabel Contoh Shortest Job FirstContoh: Ada 4 buah proses yang datang berurutan yaitu P1 denganarrival timepada 0.0 ms danburst time7 ms, P2 denganarrival timepada 2.0 ms danburst time4 ms, P3 denganarrival timepada 4.0 ms danburst time1 ms, P4 denganarrival timepada 5.0ms danburst time4 ms. Hitunglahwaiting timerata-rata danturnaround timedari keempat proses tersebut dengan mengunakan algoritma SJF.Average waiting timerata-rata untuk ketiga prosestersebut adalah sebesar (0 +6+3+7)/4=4 ms.Higest Ratio Next (HRN)Higest Ratio Next (HRN)Merupakan penjadwalan untuk mengoreksi kelemahan SJFyangberprioritas dinamis. HRN Adalah strategi penjadwalan dengan prioritas proses tidak hanya merupakan fungsi waktu layanan,tetapi juga jumlah waktu tunggu proses. Begitu proses mendapat jatah pemroses, maka proses berjalan sampai selesai. Prioritas dinamis HRN dihitung berdasarkan rumus berikut : Prioritas = (waktu tunggu + waktu layanan ) / waktu layanan. Karena waktu layanan muncul sebagai pembagi, maka job lebih pendek berprioritas lebih baik, karena waktu tunggu sebagai pembilang, maka proses yang telah menunggu lebih lama juga mempunyai kesempatan lebih bagus. Mengapa algoritma ini disebut HRN karena waktu tunggu ditambah waktu layanan adalah waktu tanggap, yang berarti waktu tanggap tertinggi yang harus dilayani.Priority Schedulling (PS)Priority Scheduling merupakan algoritma penjadwalan yang mendahulukan proses yang memiliki prioritas tertinggi. Setiap proses memiliki prioritasnya masing-masing.Prioritas suatu proses dapat ditentukan melalui beberapa karakteristik antara lain:1.       Time limit.2.       Memory requirement.3.       Akses file.4.       Perbandingan antaraburstM/K denganCPU burst.5.       Tingkat kepentingan proses.Priority scheduling juga dapat dijalankan secara preemptive maupun non preemptive. Pada preemptive, jika ada suatu proses yang baru datangmemiliki prioritas yang lebih tinggi daripada proses yang sedang dijalankan, maka proses yang sedang berjalan tersebut dihentikan, lalu CPU dialihkan untuk proses yang baru datang tersebut. Sementara itu, pada non-preemptive, proses yang baru datang tidak dapat menganggu proses yang sedang berjalan, tetapi hanya diletakkan di depan queue.Kelemahan pada priority scheduling adalah dapat terjadinya indefinite blocking( starvation). Suatu proses dengan prioritas yang rendah memiliki kemungkinan untuk tidak dieksekusi jika terdapat proses lain yang memiliki prioritas lebih tinggi darinya. Solusi dari permasalahan ini adalah aging, yaitu meningkatkan prioritas dari setiap proses yang menunggu dalam queue secara bertahap. Contoh: Setiap 10 menit, prioritas dari masing-masing proses yang menunggu dalam queue dinaikkan satu tingkat. Maka, suatu proses yang memiliki prioritas 127, setidaknya dalam 21 jam 20 menit, proses tersebut akan memiliki prioritas 0, yaitu prioritas yang tertinggi (semakin kecil angka menunjukkan bahwa prioritasnya semakin tinggi).Guaranteed Scheduling (GS)Penjadwalan ini memberikan janji yang realistis (memberi daya pemroses yang sama) untuk membuatdan menyesuaikan performance adalah jika ada N pemakai, sehingga setiap proses (pemakai) akan mendapatkan 1/N dari daya pemroses CPU. Untuk mewujudkannya, sistem harus selalu menyimpan informasi tentang jumlah waktu CPU untuk semua proses sejak login dan juga berapa lama pemakai sedang login. Kemudian jumlah waktu CPU, yaitu waktu mulai login dibagi dengan n, sehingga lebih mudah menghitung rasio waktu CPU. Karena jumlah waktu pemroses tiap pemakai dapat diketahui, maka dapat dihitung rasio antara waktu pemroses yang sesungguhnya harus diperoleh, yaitu 1/N waktu pemroses seluruhnya dan waktu pemroses yang telah diperuntukkan proses itu. Rasio 0,5 berarti sebuah proses hanya punya 0,5 dari apa yang waktu CPU miliki dan rasio 2,0 berarti sebuah proses hanya punya 2,0 dari apa yang waktu CPU miliki. Algoritma akan menjalankan proses dengan rasio paling rendah hingga naik ketingkat lebih tinggi diatas pesaing terdekatnya. Ide sederhana ini dapat diimplementasikan ke sistem real-time dan memiliki penjadwalan berprioritas dinamis.

Pengertian dan Instalasi Sistem Operasi

Peran Sistem Operasi bagi komputer memang sangat penting karena berkaitan erat sebagai penghubung untuk mengatur perangkat keras (hardware) sehinggakomputer itu sendiri yang telah diinstal Sistem Operasi bia berjalan dan digunakan dengan baik oleh para penggunanya (user).Yang kita ketahui memang, bahwa setiap komputer memiliki yang namanya Sistem Operasi, karena dengan adanya Sistem Operasi tersebut, si pengguna (user) bisa menjalankan berbagai macam programaplikasi sesuai kebutuhan dan sesuai yang mereka kehendaki.Di dalam Buku Sistem Operasi JaringanKelas XI SMK (Teknik Komputer dan Jaringan) Semester 1 pada halaman 77, ialah :1. Apakah yang dimaksud dengan instalasi sistem operasi?Instalasi sistem operasi merupakan proses untuk menginstal sistem operasi ke dalam suatu komputer, sehingga program aplikasi yang ada di dalamnya bisa dijalankan dengan baik dan digunakan dengan baik pula oleh pengguna (user).Dalam artian lain bahwasannya jika Sistem Operasi ini merupakan perangkat lunak (software) yang memang memiliki tugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras (hardware) komputer, dan bisa memudahkan pekerjaan pengguna (user).

Analisis Kebutuhan perangkat server

analisa kebutuhan perangkat server yang khusus membahas mengenai spesifikasi dan identifikasi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)yang meliputi:*.Pengertian Jaringan Komputer, Client server, Hardware dan software*.Analisa kebutuhan perangkat Server*.Spesifikasi perangkat keras untuk mesin server*.Spesifikasi perangkat lunak untuk mesin serverPengertian Jaringan Komputer, Client server, Hardware dan software1. Jaringan KomputerJaringan Komputer adalah jaringan telekomunikasi atar 2 komputer atau lebih yang saling terhubung dan  dapat saling bertukar data untuk mencapai tujuan tertentu. Aplikasi jaringan komputer pada umumnya menggunakan sistem client-server, yang memberikan layanan disebut sebagai server dan yang meminta layanan disebut sebagai client.Untuk terhubung kejaringan setiap komputer dala jaringan masing-masing harus memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupunnirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabilaingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.2. ServerServer adalahsuatu sistem komputer yang menyediakan layanan untuk client yang dilengkapi oleh sistem operasi khusus server (sistem operasi jaringan komputer), didukung oleh prosesor yang bersifat scalable serta RAM yang berkapasitas besaryang menyediakan berbagai macam jenis-jenis layanan,  menjalankan perangkat lunak administratif untuk  mengelola akses control dan sumber daya yang ada di dalamnya.3. ClientClient adalahkomputer yang terdapat dalam jaringan komputer, yang meminta layanan kepada mesin server untuk menggunakan berbagai macam sumber daya yang telah disediakan oleh server.4. HardwareHardware atau perangkat kerasyang menyusun sebuah komputer yang dapat disentuh secara fisik biasanya dikategorikan menjadi perangkat masukan (input) perangkat pemroses dan perangkat keluaran (output).5. SoftwareSoftware atau Perangkat Lunakadalah data-data yang terdapat pada sebuah komputer yang doformat kemudian disimpansecara digital. Bisa dibilang bahwa Software merupakan komponen yang tidak terlihat secara fisik. Ada 2 kategori software yaitu:1.Software Sistem Operasi:Merupakan Software yang digunakan untuk menghubungkan antara Hardware denganPengguna/User.2.Software Aplikasi: Merupakan Software yang dapat diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Contohnya adalah Software paket aplikasi perkantoran seperti Libre Office dan Microsoft Office.Analisis Kebutuhan Jaringan Komputer untuk perangkat server dan clientKebutuhan Hardware :1.    Personal computerPersonal Computer  atau PC merupakan perangkat utama dalam suatu jaringan computer. PC inilah yang akan bekarja mengirim dan mengakses data dalam jaringan.2.    NICNIC merupakan port yang menghubungkan computer dengan jaringan. Port atau card ini bergabung di dalam PC yang menempel pada Main Board. Berdasarkan tipe bus, adabeberapa tipe NIC atau Network Card, yaitu ISA dan PCI.3. Kabel jaringanKabel jaringan merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan kopmputer satu dan komputer lainnya yang terhubung ke jaringan. beberapa jenis kabel jaringan  adalah sebagai berikut:*.Kabel Coaxial, Tampilan fisik terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator.*.Fiber Optik, Terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat.*.Twisted Pair, Terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel Twisted Pair. Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP).4. KonektorSebagai sarana penghubung antar kabel dengan colokan NIC.5. Hub/SwitchHub adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan perlatan lain dalam jaringan. Fungsi hub yaitu untuk mengarahkan informasi dalam jaringan sehingga sampai ke tujuan. Namununtuk mendapatkan kualitas transformasi data yang baik dapat digunakan switch untuk menggantikan hub. Hub dan switch memiliki persamaan fungsi untuk mengarahkan informasi dalam jaringan. Namun switch memiliki nilai lebih dibandingkan hub.6. ModemModem atau Modul the Modulator adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet menggunakan kabel telpon. Dengan kata lain, modem adalah alat yang bertugas untuk mengubah data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya yang bisa dipahami oleh kita.7. BridgeBridge adalah peralatan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan danmenggabungkan media jaringan yang tidak sama.8. RouterRouter memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan yang berbeda ke jaringan lain yang bukan susunan atau jaringan yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.9. RepeaterRepeater berguna untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel lain.Kebutuhan Software :1. System OperasiSistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Contohnya, Windows, Linux, Mac OS, dll.2. Web ServerWeb Server adalah komputer server yang menyediakan informasi yang bisa dilihat oleh pengguna internet. Fungsi utama sebuah server web adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan.3. Web BrowserWeb Browser atau dalam bahasa indonesia peramban web merupakan software yang mempunyai fungsi menampilkan halaman sebuah website. Sedangkan pengertian webbrowser menurut wikipedia "perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web" .4. File Transfer ProtocolProtokol pengiriman berkas (Bahasa inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.Analisis Jaringan Komputer di Sebuah Sekolaha. Kebutuhan Hardware :*.Personal Computer*.Modem*.Kabel UTP*.Konektor RJ-45*.NIC*.Access Point*.Antena*.Hub / Switch*.Routerb. Kebutuhan Software :*.System Operasi : Windows 7*.Web Browser : Mozila Firefox, Internet Explorer*.Anti Virus (Avira)*.Software Pendukung ( WinRar, Adobe Reader)c. Topologi Jaringan :topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.Topilogi yang digunakan adalah topologi start, Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch danlangsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.

Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer & VoIP

Apa itu firewall?Dalam konstruksi bangunan, firewall adalah dinding yang tidak mudah terbakar yang mencegah kebakaran menyebar ke seluruh bangunan. Rumah, misalnya, mungkin memiliki firewall antara garasi dari rumah untuk mencegah kebakaran mengancam garasi dari kamar lain.Dengan cepat firewall populer di internet, firewall adalah istilah yang lebih umum digunakan dalam jaringan komputer. Seperti firewall yang digunakan di rumah-rumah dan bangunan, firewall komputer bertindak sebagai penghalang antara komputer dalam jaringan. Bagi perusahaan dengan jaringan komputer atau untuk individu dengan koneksi permanen ke internet (seperti melalui DSL atau kabel), firewall sangat penting.Tanpa firewall, penyusup pada jaringan kemungkinan akan mampu menghancurkan, merusak atau mendapatkan akses ke file di komputer Anda. Firewall dapat ditemukan dalam bentuk perangkat keras atau perangkat lunak. Walaupun tanpa penjelasan kompleks tentang bagaimana firewall bekerja, fungsi firewall adalah sebagai seperangkat filter yang terus-menerus memantau lalu lintas pada jaringan.Setiap kali paket informasi melewati salah satu filter, firewall mencegah upaya jahat dan mencegah kerusakan. Tentu saja, kadang-kadang firewall memblokir lalu lintas yang kita inginkan, tetapi dapat jugamemblokir progragram yang kita percaya aman. Melalui beberapa pengaturan, prosesperbaikan fungsi dan fasilitas firewall ditingkatkan dan filter dapat disesuaikan dengan keinginan kita untuk meningkatkan keberhasilan mereka.Banyak pengguna komputer yang mengakses internet melalui router broadband, mereka ini sangat diuntungkan dengan adanya firewall. Router itu sendiri dapat dikonfigurasi untuk melayani sebagai firewall, setiap serangan jahat dari jaringan, akan berhenti di router sehingga terhindar dari efek buruk komputer lain. Seperti hardware firewall dapat lebih diperkuat dengan pertahanan lini sekunder dalam bentuk firewall perangkat lunak.A.Fungsi jaringan Firewall pada Voip1.Voip memiliki ribuan port yang dapat diakses untuk berbagai keperluan.2.Firewall komputer bertugas menutup port-port tersebut kecuali beberapa port yang perlu tetap terbuka3.Firewall di VoIP bertindak sebagai garis pertahanan pertama dalam mencegah semua jenis hacking.4.Menjaga informasi rahasia dan berharga agar tidak keluar tanpa diketahui oleh pengguna.5.Untuk memodifikasi paket data yang datang melalui Firewall.B.Fungsi jaringan Firewall pada komputer1.Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan kompiter.2.Melakukan autentifikasi terhadap akses.3.Aplikasi Proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data.4.Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di Firewall.

ANALISIS KEBUTUHAN TEKNOLOGI

ANALISIS KEBUTUHAN TEKNOLOGIDari Ketergantungan pada Teknologi Impor Menuju Kemandirian TeknologiIdentifikasi Kebutuhan TeknologiLangkah-langkah Analisis Kebutuhan TeknologiAdapun beberapa faktor penyebab ketergantungan pada teknologi impor antara lain adalah (Syarif, 1983 ; APCTT, 1986b) :Negara-negara maju sengaja menerapkan pendekatan kolonial dalam pembagian sistem produksi internasional, misalnya dengan cara menggunakan tenaga kerja murah dari negara-negara berkembang untuk meningkatkan daya saing internasional mereka.Negara-negara maju sengaja menerapkan siste industrialisasi yang merugikan (deceptive industrialization) negara-negara berkembang melalui praktik-praktik seperti mendirikan fasilitas-fasilitas di negara berkembang tetapi teknologinya tidak cocok dengan kebutuhan negara-negara berkembang.Negara-negara maju menciptakan superioritas teknologi Negara-negara berkembang melalui praktik-praktik komplementasi. Caranya adalah dengan membangun sistem produksi yang tidak lengkap di suatu negara berkembang. Sebagian daur produksinya dikembangkan di negara berkembang A, sementara daur produksi lainnya dalam sistem produksi yang sama dibangun di negara-negara berkembang lainnya.Negara-negara maju menerapkan subordinasi teknologi yang berkesinambungan, yaitu dengan cara seperti tidak menyediakan perangkat informasi yang penting yang dapat membantu pengembangan kemampuan teknologi lokal negara-negara berkembang.Adapun tahapan pengembangan teknologi lokal yang harus dilalui adalah sebagai berikut :Impor teknologi dalam bentuk paket (packaged technology).Impor teknologi secara individual (unpackaged technology).Adaptasi terhadap teknologi impor.Perbaikan terhadap teknologi impor.Pengembangan teknologi terkait.Pengembangan teknologi secara lengkap.Identifikasi Kebutuhan TeknologiLangkah pertama dalam mengidetifikasikan kebutuhan teknologi adalah merumuskan tujuan pembangunan nasional secara jelas dan spesifik. Pada umumnya, tujuan pembangunan di negara-negara berkembang berkaitan dengan beberapa hal berikut :pemenuhan kebutuhan dasar manusiameningkatkan lapangna kerja yang produktifmenciptakan pemerataan ekonomimeningkatkan produksi nasional (PDB)menumbuhkan keunggulan kompetitor di pasar internasionalmeningkatkan berbagai kegiatan pada semua sektor pembangunan.Ada tujuh langkah umum yang bisa ditempuh oleh negara-negara berkembang untuk menganalisa kebutuhan teknologi, yaitu :Mengidentifikasikan bidang-bidang teknologi yang relevan dengan tujuan pembangunan nasional.Peramalan Pasar Global dan Kecendrungan TeknologiMenyusun Prioritas dan Klasifikasi Bidang Teknologi yang RelevanMenganalisa Masukan dan Keluaran (input-output)

Analisis Kebutuhan Bandwidth

Bandwidth adalah nilai hitung atau perhitungan konsumsi transfer data telekomunikasi yang dihitung dalam satuan bit per detik atau yang biasa disingkat bps yang terjadi antara komputer server dan komputer client dalam waktu tertentu dalam sebuah jaringan komputer.Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu fileKebutuhan atas bandwidth dari satu jaringan ke jaringan lainnya bisa bervariasi. Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi agar jaringan bisa bekerja cepat dan fungsional.Bisa dibuktikan oleh banyak administrator jaringan, bandwidth untuk jaringan adalah salah satu factor penting dalam merancang dan memelihara LAN atau WAN yang baik. Tidak seperti server, yang bisa dikonfigurasi dan di konfigurasi-ulang sepanjang masa aktif suatu jaringan, bandwidth adalah salah satu dari elemen-elemen desain jaringan yang biasanya dioptimalkan dengan cara terbaik dengan mengkonfigurasi jaringan secara benar dari terminal luar. Namun bagaimana Anda bisa menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan saat merancang jaringan? Apa saja pertimbangan khusus yang diterapkan? Inilah beberapa pertanyaan yang ingin dijawab.Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Ia biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps), ataukadangkala byte per sekon (Bps). Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupunpenting untuk memahami beda antarathroughput secara teoretis dan hasil nyatanya. Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE-T (yang menggunakan kabel UTP – unshielded twisted-pair) secara teoretis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karenaperangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya. Inilah yang menjadi tantangan dalammenghitung bandwidth.Jadi bagaimana Anda menentukan berapa banyak bandwidth yang dibutuhkan? Proses ini dimulai denganmenanyakan pertanyaan yang tepat — Aplikasi apa saja yang dijalankan, dan bagaimana performa service-level agreement (SLA) untuk aplikasi-aplikasi tersebut? Sebab ada beberapa manajer jaringan yang hanya perhatian pada berapa banyak user terkoneksi pada VLAN. Apa yangperlu Anda ketahui adalah apa yang akan user lakukan pada jaringan. Mungkin saja terjadi 200 user menyebabkan bottleneck atas beberapa aplikasi client server yang “wah” daripada sekelompok user terdiri dari 3 orang tapi mereka sudah benar-benar mengoprek jaringan dengan benar.Menghitung badwidth jaringanAda dua langkah dasar dalam menghitung bandwidth:Menentukan jumlah bandwidth jaringan yang sudah ada.Menentukan penggunaan rata-rata aplikasi tertentu.Kedua langkah ini harus dinyatakan dalam Bps. Jika jaringan Anda dalah GbE (Gigabyte Ethernet), berarti tersedia 125,000,000 Bps. Ini dihitungdengan mengambil 1000 Mbps (untuk jaringan Gigabit); yang setara dengan 1 milyar (1,000,000,000) bps dan membaginya dengan 8 untuk mendapatkan byte.(1,000,000,000 bps / 8 = 125,000,000 Bps)Setelah memastikan besar bandwidth jaringan, Anda perlu menentukan berapa banyak bandwidth yang digunakan aplikasi. Gunakan network analyzer untuk mendeteksi angka Bps dari aplikasi yang dikirim melintasi jaringan. Untuk itu, Anda perlu mengaktifkan kolom CumulativeBytes pada network analyzer. Seteleh itu Anda harus:Menangkap traffic dari dan ke workstation pengujian yang menjalankan aplikasi.Pada jendela rangkuman decode, tandailah paket-paket pada awal transfer file.Telusuri catatan waktunya setiap satu detik lalu lihat field byte kumulatif.Jika Anda menetapkan aplikasi Anda mentransfer data pada 200,000 Bps, maka Anda sudah memiliki informasi untuk menghitung: 125,000,000 / 200,000 = 625. Dalam kasus ini, jaringan sudah memadai dan tidak masalah jika ada 100 user konkuren (terkoneksi terus-menerus). Tapi lihat apa yang terjadi jika Anda hanya punya jaringan sebesar 100 mbps. Maka jaringan Anda ini tidak bisa mendukung lebih dari kira-kira 60 user yang menjalankan aplikasi secara konkuren. Jadi, bandwidth sangat penting artinya!